Travel

10 Kuliner Khas yang Biasa Disajikan saat Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus menjadi hari spesial bagi seluruh warga negara Indonesia, yang merupakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Ada beragam kegiatan yang dilakukan untuk menyambut 17 Agustus. Mulai dari lomba, acara jalan sehat hingga menyajikan beragam kuliner.

Tahun ini mungkin ada perbedaan dalam perayaan 17 Agustus, mengingat saat ini sedang dalam situasi pandemi. Agar tidak akan mengurangi semangat kemerdekaan, adabeberapa kuliner khas Hari Kemerdekaan RI yangbisa kamu coba. Nasi tumpeng adalah nasi kuning yang disajikan dengan bentuk kerucut di dalam sebuah tampah atau nampan.

Kemudian di sekelilingnya dilengkapi dengan lauk pauk seperti kering tempe, suwiran ayam, sambal goreng kentang, telur dadar yang sudah dipotong potong kecil, perkedel hingga potongan kecil ayam goreng. Biasanya nasi tumpeng juga dijadikan sebuah lomba dalam perayaan kemerdekaan pada setiap 17 Agustus. Klepon merupakan kue tradisional khas Jawa Tengah yang berisi gula merah.

Pada Hari Kemerdekaan RI, kue klepon dikreasikan hingga berwarna merah dan putih. Telok pindang adalah telur rebus dengan cara dipindang. Telok pindang sangat lekat dengan kuliner Pindang Musi Rawas di Palembang.

Telok pindang direbus dengan air yang sudah tercampur asam. Bandros adalah makanan dengan bahan dasar campuran tepung beras, kelapa parut dan santan. Kuliner khas asal Jawa Barat ini dihidangkan dengan taburan gula pasir.

Sangat nikmat jika dinikmati hangat hangat sebagai teman kopi atau teh. Pedagang bandros hampir tidak pernah absen saat perayaan 17 Agustusan. Tak heran jika bandros selalu menjadi kuliner wajib saat memperingati Kemerdekaan.

Telok Abang juga merupakan kuliner khas Palembang berupa telur bebek atau telur ayam rebus berwarna merah. Biasanya Telok Abang dijual satu set bersama miniatur perahu, mobil mobilan, bus, becak, atau Jembatan Ampera. Agar lebih menarik, Telok Abang ditancapkan pada miniatur tersebut.

Ketan Sumpit juga marak ditemukan saat hari kemerdekaan. Kuliner ini adalah sejenis lemper yang dijepit dengan sumpit. Pada umumnya Ketan Sumpit dijadikan hidangan pendamping untuk dinikmati bersama Telok Pindang, Telok Abang, dan Telok Ukan.

Biasa juga disantap bersama lauk pauk lainnya. Menu ini sangat terkenal di Pulau Jawa, dan makanan ini merupakan salah satu kuliner kesukaan Presiden Pertama Indonesia, Soekarno loh. Ayam Tuturaga merupakan makanan khas Manado yang terbuat dari daging ayam lalu dicampurkan dengan bumbu pedas. Penyajiannya mirip dengan opor ayam, namun bedanya cita rasanya pedas menggigit lidah.

Cocok disantap bersama nasi hangat. Kuliner ini merupakan sajian khas Sunda, terbuat dari nasi yang diaduk dengan oncom hitam, bawang putih, kencur, dan cabai. Carabikang adalah makanan khas Jawa Tengah dengan bentuk seperti serabi berwarna warni.

Carabikang berbahan dasar tepung beras dengan rasa manis. Carabikang adalah camilan khas yang selalu disajikan saat perayaan hari Kemerdekaan RI.

Berita Terkait

5 Rekomendasi Tempat Makan Soto Ayam Enak di Jakarta

Nurofia Fauziah

Sehat dan Porsinya Pas, 7 Kuliner Khas Indonesia Ini Cocok untuk Sarapan

Nurofia Fauziah

Coba Cicipi Bakso Aduhai di Surabaya, Sajian Bakso yang Dilengkapi Seafood

Nurofia Fauziah

5 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Road Trip Naik Campervan di Selandia Baru

Nurofia Fauziah

Ada yang Tawarkan Promo Daftar Tempat Wisata di Bali yang Sudah Dibuka

Nurofia Fauziah

Pasangan Ini Rela Terbang 30 Jam saat Lockdown Covid-19 buat Bertemu Bayi ‘Sambung’ Mereka

Nurofia Fauziah

Penutupan Tempat Wisata di Bantul Jogja Diperpanjang hingga 30 Juni 2020

Nurofia Fauziah

AirAsia Jadikan Lombok Sebagai Hub Baru

Nurofia Fauziah

7 Hotel Murah di Hanoi, Vietnam, Tarif Menginap Cuma Rp 60 Ribuan per Malam

Nurofia Fauziah

Baru Pertama Kali Terjadi, 110 Hiu di Menjangan Besar, Karimunjawa Mati Mendadak

Nurofia Fauziah

Destinasi Instagramable di Magelang Spot Selfie Terbaik hingga Tips Berwisata di Mata Langit

Nurofia Fauziah

3 Destinasi Ini Kini Juga Terbengkalai Tak Hanya Kampung Gajah di Bandung

Nurofia Fauziah

Leave a Comment