Kesehatan

10 Buah dan Sayur Ini Mampu Turunkan Kolesterol Usai Idul Adha: Pepaya, Wortel hingga Seledri

Hari Raya Idul Adha identik dengan menyantap hidangan olahan daging kambing atau sapi. Tahukah anda jika daging kambing ataupun sapi mengandung banyak kolesterol jahat di dalamnya. Usai menyantap daging kambing atau sapi, jika anda tidak rajin mengontrol kolesterol dalam tubuh, maka hal tersebut bisa menimbulkan resiko berbagi penyakit.

Kolesterol tinggi bisa memicu terjadinya penyakit stroke atau bahkan serangan jantung. Tingginya kadar kolesterol dalam darah lama kelamaan menyebabkan lemak menumpuk dan mengeras di dinding pembuluh darah. Plak lemak ini akan mempersempit pembuluh darah sehingga darah tidak bisa mengalir dengan lancar.

Penyempitan pembuluh darah inilah yang meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung dan/atau stroke. Ambang toleransi kadar kolesterol dalam darah adalah 200 mg/dl. Di atas itu, anda harus waspada dan perlu mengawasi pola makan anda.

Nah, untuk menghajar kolesterol jahat tersebut cobalah untuk mengkonsumsi beberapa jenis buah dan sayuran ini. Sayuran berumbi merah atau oranye ini mengandung protein, karbohidrat, lemak, serat, beta karoten, kalsium, dan gula alamiah. Beta karoten merupakan zat antikolesterol. Seratnya mampu mengurangi penyerapan lemak sehingga kadar kolesterol dalam tubuh anda bisa berkurang.

Alpukat juga kaya akan vitamin, mineral, serta, dan senyawa yang menghambat penyerapan kolesterol dalam tubuh. Mengonsumsi 1 buah alpukat per hari bisa membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL). Penelitian menunjukan selain memengaruhi kadar kolestrol, alpukat dapat memberikan rasa kenyang yang lebih tahan lama — bahkan hingga 3 5 jam setelah dikonsumsi — dan menstabilkan kadar gula darah.

Alpukat juga kaya akan glutathione, antioksidan yang berperan dalam mencegah kanker dan penyakit jantung. Buah anggur kaya akan serat larut air yang dapat mengikat kolestrol yang terserap di usus halus. Menurut hasil penelitian menunjukan bahwa anggur memiliki senyawa antioksidan tinggi, apalagi anggur merah.

Antioksidan dapat membantu meningkatkan kolestrol HDL dan menurunkan kolestrol jahat LDL serta trigliserida dalam darah. Itu sebabnya anggur menjadi camilan yang sangat baik untuk orang orang yang memiliki aterosklerosis koroner. Pepaya merupakan buah penurun kolesterol HDL yang juga tinggi antioksidan seperti likopen, vitamin C, dan vitamin E. Vitamin E dan C pada pepaya akan menyatu dengan enzim yang disebut paraxonase yang akan menghambat terjadinya oksidasi kolesterol di dalam pembuluh darah.

Jambu biji mengandung vitamin dan antioksidan yang bekerja melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas. Kadar kalium dan serat larut air dalam jambu biji pun dapat membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah, sementara menaikkan kadar kolesterol baik HDL yang dapat mencegah berbagai penyakit jantung. Penelitian yang dilakukan di Malaysia selama 9 minggu menunjukan bahwa asupan buah jambu biji sebanyak 400 gram per hari meningkatkan total kolestrol HDL dalam darah dan kadar antioksidan di dalam tubuh.

Menyimpan bahan aktif sulforafan, histidin, iberin, dan Cyano Hidroksi Butena (CHB). Kobis disajikan sebagai lalap, karedok, atau sayur sup, bisa melawan kolesterol ‘jahat’. Jagung muda kaya kalium, thiamin, dan fosfor. Kalium bersifat diuretik (melancarkan air seni).

Air rebusan jagung utuh (dengan kelobot dan rambut) berkhasiat antikolesterol. Mengandung minyak asiri serta senyawa flavonoid. Aliin dan alisin merupakan senyawa antikolesterol. Tanaman berbau harum ini sering digunakan untuk penyedap sup, seluruh bagiannya berkhasiat sebagai penurun kolesterol.

Mengandung minyak asiri (aliin dan alisin) yang merupakan senyawa antikolesterol. Sementara kalsium, kalium, saponin, scordinins, dan saltivine merupakan senyawa aktif yang menyehatkan tubuh. Kalium bersifat menenangkan, sesuai bagi penderita hipertensi.

Seperti seledri, daun salam selain berfungsi sebagai penyedap masakan, ternyata juga menyimpan bahan aktif berupa minyak asiri, tanin, dan flavonoida, dan berkhasiat menurunkan kolesterol.

Berita Terkait

Iuran BPJS Kesehatan Bakal Disesuaikan, Berapa Besar Kenaikannya? Berikut Rincian Usulannya

Nurofia Fauziah

9 Makanan Ini Kaya dengan Vitamin C, dari Cabai hingga Jeruk

Nurofia Fauziah

Persiapan BPJS Kesehatan Tanggapi Sri Mulyani yang Enggan Jadi Pembayar Pertama Tunggakan

Nurofia Fauziah

Ini Penjelasan Spesiali Gizi Diet Keto Bisa Bikin Lemot

Nurofia Fauziah

Tak Lagi Punya Empedu, Rano Karno Gak Boleh Makan Kolak, Kini Berat Badannya Turun 8 Kg

Nurofia Fauziah

Ini Dampak Negatifnya Menurut Ahli Kecemasan Berlebih di Tengah Pandemi

Nurofia Fauziah

Modernland Realty Tbk & Lotte E&C Kerjasama Bangun Mixed Use Project di Jakarta Garden City

Nurofia Fauziah

Ibu, Ketahui Penyebab Anak Susah BAB Ini!

Nurofia Fauziah

Dr Tirta Sebut Warga Tak Boleh Bosan di Rumah Nanti Kalau Ketemu Saya di ICU Gimana

Nurofia Fauziah

Gizi Seimbang dapat Membantu Hadapi Pandemi Covid-19

Nurofia Fauziah

Olahraga Penting Bagi Ibu Hamil buat Jaga Imunitas saat Pandemi Covid-19

Nurofia Fauziah

tapi Ditolak karena Organnya Sudah Menghitam Perokok Berat Donorkan Paru-parunya sebelum Meninggal

Nurofia Fauziah

Leave a Comment